KTRINDONESIA – Kementerian Kesehatan memastikan terus melakukan pemantauan terhadap munculnya varian-varian baru Covid-19 terutama varian Delta.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa saat ini telah terdeteksi 2.300 varian Delta yang tersebar di 33 Provinsi di Tanah Air.
“Tentunya kami dari Kementerian Kesehatan dan juga sektor lain terkait selalu melakukan pemantauan dan melakukan pemeriksaan sequencing terhadap kasus-kasus yang masuk ke Indonesia maupun yang terjadi melalui penularan lokal yang mungkin terjadi di negara kita ini,” ungkap Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (8/9/2021).
Nadia mengatakan, dari 5.835 hasil sequencing yang dilakukan, tercatat 2.300 adalah varian Delta.
“Sampai saat ini tidak kurang dari 5.835 hasil sequencing yang telah kita lakukan. Dan telah kita laporkan dan dari total tersebut 2.300 adalah varian Delta yang ditemukan di 33 provinsi di Indonesia,” tuturnya.
“Selain itu, kita juga melakukan pemantauan semua varian yang muncul baik itu variant of concern yaitu varian Alfa, Beta, Gamma dan Delta, maupun varian of Interest seperti varian Eta, Iota, Kappa, Lambda dan lainnya, termasuk varian Mu dan juga varian-varian lokal yang muncul di Indonesia,” papar Nadia.
(editor:glh)

Berita Lainnya
Jejak Administrasi Bermasalah: Kisah Tanah Warisan yang Kini Menjadi Lokasi Bintaro Xchange
Tiga Kali Kirim Surat, Inspektorat ATR/BPN RI Belum Tanggapi Permohonan Audit HGB 2168 dan 2308 Milik PT Jaya Real Property Tbk
Mall Bintaro Xchange Berdiri di Atas Lahan Sengketa, Keabsahan Hak Atas Tanah Dipertanyakan